tugas esay bahasa indonesia

December 27, 2013



Nama saya ialah Ira Febriany. Usia saya 20 tahun. Saya berasal dari Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau. Pada tanggal 2 september 2013 lalu, saya resmi menjadi mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (FKM USU). Saya merasa bangga dapat diterima di FKM USU, terlebih lagi saya lulus melalui jalur ujian tulis SBMPTN. Kendatipun saya hanya lulus pada pilihan kedua, saya merasa sangat bersyukur atas nikmat yang Allah SWT berikan kepada saya. Mengisyaratkan bahwa Allah SWT meridhai pilihan saya.
 Pada awalnya, saya tidak memiliki rencana melanjutkan pendidikan Strata 1 di FKM USU. Hal tersebut bermula ketika saya lulus SMA, ada beberapa faktor yang menyebabkan saya tidak langsung menempuh pendidikan ke perguruan tinggi. Dari situ lahirlah rasa optimisme pada diri saya, saya harus menjadi lebih baik. Saya mengikuti bimbingan belajar selama satu tahun lebih, saya juga harus melawan rasa penat dan belenggu kemalasan pada diri saya. Dengan harapan saya bisa lulus menjadi mahasiswi kedokteran di salah satu Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Ternyata allah berkehendak lain, saya lulus pada pilihan kedua yaitu FKM USU. Ketika itu saya merasa kecewa saat melihat hasil yang saya peroleh. Saya sejenak berpikir, "apakah ekspekstasi saya terlalu tinggi? ataukah saya belum melakukan upaya yang maksimal?”.
Seiring berjalannya waku, hampir genap satu semester saya menjadi mahasiswi FKM USU. Pertanyaan-pertanyaan yang saya lontarkan pada diri saya tersebut terjawab dengan sendirinya. Saya merasa bahwa upaya yang saya lakukan selama bimbingan belajar belumlah semaksimal yang saya fikirkan, dan saya bersyukur karena allah SWT memberi petunjuk lain yaitu memberi saya kesempatan melanjutkan pendidikan di FKM USU. Sebagian masyarakat awan mungkin bertanya-tanya "apakah FKM itu? Apa saja peluang profesi dari FKM?Bagaimana prospek kedepannya?". FKM tidak sepopuler Fakultas Kedokteran, Fakultas Ekonomi, dan Fakultas Hukum. FKM merupakan salah satu fakultas yang baru di USU meskipun telah berusia 20tahun. FKM memiliki delapan peminatan, yang mana tiap peminatan saling berhubungan satu sama lain. Mulai dari AKK, biostatistik, epidemiologi, hingga keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Jadi, setiap mahasiswa berhak memilih satu peminatan yang ia kuasai.
Dari sisi pembelajaran di Kampus, materi kuliah mahasiswa FKM dan FK tidaklah sangat berbeda, pada dasarnya hampir sama hanya saja materi kuliah di FKM USU lebih fleksible daripada materi kuliah FK USU sehingga waktu belajar mandiri tiap mahasiswa lebih banyak. Harapan saya kedepan, semoga saya bisa menjadi yang terbaik diantara yang baik di FKM USU ini. Saya ingin lulus lebih cepat daripada mahasiswa lainnya dengan predikat cumlaude.

You Might Also Like

0 komentar