gagal jadi MUA buat penari

March 10, 2017



jadi ceritanya, beberapa minggu lalu aku dikabarkan oleh ibu untuk menjadi MUA (Make up Artist) nya penari ibu (penari yang sanggarnya dikelola ibu). soalnya biasanyakan ibu menggunakan jasa MUA biasa untuk mendandani penari-penari yang akan tampil.


 nah, berhubung aku lagi liburan disini mending aku saja yang makeupin mereka sekalian buat nambah uang jajan. dengan pertimbangan lain. penari-penari yang laki-laki juga enggan menggunakan MUA lalu karena MUAnya itu laki-laki tapi feminim dan mereka merasa keberatan gitu. 

"yes, i do". aku setuju
sekalian nambah skill aku dalam me make upin orang. 

H-7 aku sudah sibuk nyari referensi makeup panggung yang bagus dan jenis-jenis makeup apasaja yang tahan lama. maklum ini fist experience setelah sekian lama ga make up in penari lagi. 
aku sibuk nyari cara shading dan contur wajah yang bagus, sanggul yang bagus juga warna yang matching buat tampil.

H-3 aku dapat kabar kalau rias rambut akan dialihkan ke salon, biar ringkas aja gitu. 
"yes, i'm fine"

H-2 aku sibuk hunting make up yang mau digunakan waktu acara. mulai dari bestari mall, isana super market, pasar raya 21, sampai ke Mall Tanjung pinang dan balik lagi ke isana. demi dapat makeup yang bagus. 

and then sorenya aku dapat kabar kalo penari sudah memboking satu set baju tampil lengkap dengan sanggul dan makeup dengan salah satu salon di kota ini. 
'i really really shock abou it"
serasa kaya di PHP ini gitu dan mereka seperti ga sopan gitu. mengambil keputusan tanpa berdiskusi dengan pembina. 

tapi mau gimana lagi. aku bukan bagian dari grup penari itu dan bukan penanggung jawab terhadap acara. hanya saja aku merasa kecewa dengan sikap para penari yang memboking salon tanpa koordinasi dulu.

psss..
himahnya ; ga masalah sudah belajar ilmu makeup panggung selama beberapa hari ini. dilain waktu mungkin bisa dimanfaatkan. dan makeup yang sudah terlanjur dibeli bisa digunakan untuk review dan untuk hadir ke kondangan. 
jadi secara ga langsung menambah investasi makeup.

xoxoxox


You Might Also Like

0 komentar